0561 678 3449 / 0561 678 3450
0561 678 3450
0561 678 3450
Hubungi Kami
RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie
@rsud_ssma
  • BPJS Kesehatan Cabut Tiga Peraturannya tentang Layanan Persalinan, Katarak dan Fisioterapi

  • Penyuluhan "Kejang Demam pada Anak"

  • Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

  • Memahami Urgensi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

  • Penyuluhan Kesehatan "Mengenal Diabetes Mellitus"


Temukan Dokter
: - :
Berita & Event

Sunday | 2018-11-11 21:45:12
Tuesday | 2018-11-06 10:05:20
Saturday | 2018-11-03 21:41:17
Thursday | 2018-10-31 10:35:26
Tuesday | 2018-10-31 10:34:05
Kenali Gejala Penyakit Epilepsi pada Anak
Wednesday 2016-12-21 08:29:15 Bagikan ke Share to Facebook Share to Tweeter


Penyakit Epilepsi pada anak disebabkan oleh lonjakan aliran listrik dalam otak, terjadi tiba-tiba dan berulang. Bisa terjadi pada sebagian berkelojotan atau seluruh bagian otak, menyebabkan kejang sampai atau pada bagian tubuh tertentu

Gejala biasanya akan ditunjukan oleh:

  1. Tatapan mata kosong

Jika anak berhenti melakukan apa yang sedang dia lakukan dan menatap dengan tatapan mata kosong seperti melamun. Orang tua harus waspada. Gejala ini disebut sebagai kejang petit mal /petit seizure.

Lengan atau kepala anak mungkin akan tampak lunglai, namun kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan anak jatuh ke bawah atau kehilangan kesadaran. Setelah kejang berakhir (biasanya berlangsung dalam waktu 30 detik sampai 1 menit) anak tidak akan menyadari apa yang telah terjadi.

  1. Kejang total (Total Convulsions)

Kejang grand mal (grand mal Seizures) adalah pemicu kejang total tubuh. Jenis kejang ini adalah kejang paling serius karena kejang total akan menyebabkan anak sampai terjatuh ke tanah dan kehilangan kesadaran.

Kejang total biasanya berlangsung sekitar 2-5 menit. Selama kejang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tidak terkendali. Anak juga mungkin akan kehilangan control kandung kemihnya, sehingga keluar air seni tanpa disadarinya. Selain itu, air liur mungkin akan keluar disertai bola mata anak yang memutar ke belakang. Setelah kejang berakhir, anak akan bingung selama beberapa menit, otot-ototnya menjadi sakit dan akan tertidur untuk waktu yang cukup lama.

  1. Kedutan (Twitching)

Kedutan akan terlihat pada gejala epilepsi fokal. Namun, sebenarnya pada jenis epilepsi lain pun dapat terjadi kedutan. Kedutan biasanya bersifat lokal, kemungkinan di mulai pada satu jari atau telapak tangan. Kemudian akan semakin memburuk, menjalar hingga ke lengan kemudian menyebar sampai sebagian atau seluruh tubuh menjadi berkedut. Sebagian anak tetap sadar, namun sebagian yang lain akan kehilangan kesadaran saat mengalami gejala ini.

 

  1. Aura

Aura dianggap sebagai tanda peringatan. Aura terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung. Sebuah aura dapat menyebabkan anak tiba-tiba merasa sakit tanpa sebab, mendengar suara yang tidak nyata atau mencium bau yang tidak ada sumbernya. Anak juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh disuatu tempat ditubuhnya, terutama di perutnya.

Meskipun anak mungkin tidak mengenali tanda-tanda peringatan sebagai aura seiring berjalannya waktu anda akan dapat menghubungkan tanda-tanda awal dengan serangan epilepsi.




























BERANDAPROFILEPELAYANANPROMOSI & KEGIATANFASILITASPENGADAANMitra Kerjasama
Copyright © 2014 Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak