Dismenorea

Beda jenis kelamin, terkadang beda pula jenis penyakit yang di alaminya. Misalnya saja wanita sering mengalami rasa nyeri saat haid atau menstruasi, penyakit ini hanya dialami oleh kaum wanita. Penyakit ini disebut dengan dismenorea atau nyeri saat haid.  Wanita yang sudah memasuki masa remaja biasanya kan mengalami penyakit ini, dan kondidi akan menjadi parah ketika ia memasuki usia 30- 40 tahun. Penyabab penyakit ini adalah haid yang tidak teratur, obat pereda sakit biasanya diberikan untuk mengatasi ini. Wanita yang mengalami hal ini akan mengalami gejalanyeri pada bagian panggul.

Dismenorea adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rasa sakit atau nyeri ketika wanita memasuki siklus haid tertentu. Dismenorea ada dua macam, yaitu dismenorea primer dan dismenorea sekunder. Dismenorea primer terjadi pada saat menstruasi biasa atau menstruasi normal. Sedangkan Disemenorea seuknder terjadi disebabkan oleh adanya gangguan tertenteu pada alat reproduksi wanita seperti endometriosis atau fibroid.

(sumber:wikipedia.org)

Penyebab Penyakit Nyeri Haid (Dismenorea)

Penyebab Dismenorea primer belum diketahui secara jelas, rahim (uterus) pada wanita yang menglami dismenorea tetap normal. Adanya penumpukan bahan kimia dalam tubuh  yang disebut prostaglandin  di lapisan rahim. Dalam jumlah normal, Prostaglandin berfungsi membantu rahim berkontraksi dan mengeluarkan lapisan rahim selama periode. Pada wanita yang mengalami nyeri haid atau dismenorea tampaknya ada penumpukan prostaglandin dalam jumlah yang terlalu banyak, atau rahim mungkin ekstra sensitif terhadap prostaglandin. Hal ini dapat menyebabkan rahim berkontraksi lebih keras. Hal ini akan mengurangi suplai darah ke rahim dan menyebabkan rasa sakit.

Sementara itu yang menjadi penyebab dismenorea sekunder adalah adanya gangguan yang terjadi pada uterus  sepeti adanya endometriosis, fibroid, atau infeksi rahim.

Gejala Penyakit Nyeri Haid (Dismenorea)

Gejala dismenorea salah satunya adalah adannya rasa nyeri perut bagian bawah yang dapat menyebar ke punggung bagian bawah dan kaki. Selain itu rasa Nyeri yang mencekam terjadi secara konstan. adanya rasa rasa sakit biasanya dimulai saat haid baru dimulai, pada saat tersebut biasanya kondisi paling menyaitkan terjadi. Dismenoria dapat dikaikan dengan sakit kepala, mual dan muntah, adanya sembelit dan terjadinya diare, mengalami masalah pada pencernaan masalah pencernaan, seperti diare atau sembelit dan pingsan.

Perawatan dan Pengobatan Penyakit Nyeri Haid (Dismenorea)

Pengobatan dalam mengatasi gangguan nyeri haid atau dismenorea primer ialah dengan mengistirahatkan wanita yang mengalami nyeri saat haid terutama pada hari pertama ia mengalami nyeri. Untuk menghilangkan rasa sakit, obat obatan yang bisa diberikan ialah obat pereda sakit seperti parasetamol. Semtara itu untuk untuk mengatasi  terajdinya penumpukan zat kimia yang berupa prostaglandin biasanya diberikan obat anti inflamasi seperti ibuprofen.

Selain memberikan obat obatan, wanita yang memiliki gangguan nyeri haid dianjurkan untuk rajin berolah raga secara teratur agar memperoleh kebugaran dan kesehatan fisik secara keselurukan. Selain itu melakukan relaksasi juga merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Sementara itu untuk pengobatan bagi wanita yang dismenorea sekunder tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Penangan atau perawatan yang biasa diberikan adalah pengobatan yang digunakan untuk mengatasi Endometriosis, Fibroid dan penyakit radang panggul.